Rabu, 14 Oktober 2020

Tatap Maya 1 dengan Tema : Pemanfaatan Rumah Belajar dalam Pembelajaran 4.0

         Sebuah teori yang mengatakan orang yang memiliki tujuan dan ide sepaham akan didekatkan memanglah benar adanya. Ini berlaku untuk saya yang langsung mendapatkan ajakan kolaborasi bersama teman-teman SRB dari Provinsi Jakarta (Venez Wella), Riau ( Atika Defita Sari) Jambi (Agung Nugroho) dan Papua (Erlin). Dengan mengundang Bang Diaz DRB Jakarta 2019 tentulah sebuah pengalaman yang luar biasa tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

        Melalui kegiatan pembatik ini saya sangat bersyukur selain mendapatkan ilmu seputar pembelajaran kita juga bisa mendapatkan teman baru dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Yang luar biasa inspiratif membagikan pengalaman-pengalamannya didaerah masing-masing selama masa PJJ ternyata sudah lebih dahulu mengenal bahkan ada yang sudah terbiasa menggunakan fitur-fitur yang ada di Portal Rumah Belajar.

        Keaneka ragaman bahasa begitu terasa kala memperkenalkan diri dengan ciri khas Abang-Mpok dari jakarta, Inong-Agam dari Aceh, Bujang-Gadis dari Jambi, Encik-Puan dari Riau dan Pace-Mace dari Papua.


        Inilah Flyer buatan Puan Tika yang sangat estetik. Walaupun sebelumnya terdapat kesalahan dalam pembuatan bulan dan sudah disebar ke media sosial, tapi dapat diatasi berkat kejelian rekan-rekan SRB lain. Terima kasih Flyer cantiknya puan...


            Backgroundnya hasil karya Mpok Venez yang top markotop


        Sebelum memulai acara, terlebih dahulu gladi resik dilakukan tapi minus pak Agung yang sedang pengajian. Pemilihan media konferensi video dengan menggunakan aplikasi Zoom meeting kami lakukan karena saat sekarang ini orang-orang telah banyak mengenal dan menginstal aplikasi ini pada perangkatnya masing-masing. Dalam proses gladi, diskusi seputar pembagian materi dilakukan agar materi seputar fitur yang ada di portal rumah belajar dapat di sosialisasikan dengan baik dan merata.


        Acara mulai di pandu oleh moderator + host kece yang memang jago cuap-cuap Mpok venez dilanjutkan pemaparan materi oleh beliau seputar Fitur Utama: Sumber Belajar dan Kelas Maya.


        Lanjutan materi Fitur Lab Maya dan Bank Soal dipandu bujang satu-satunya di kolaborasi ini yaitu Pak Agung.

        Sambungannya Fitur Pendukung: Peta Budaya dan Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang saya paparkan sendiri.


        Mak cik Erlin yang ditengah malam gulita akibat perbedaan waktu, tetap berkobar semangatnya menyampaikan materi seputar Fitur: Wahana Jelajah Angkasa dan  Karya Bahasa dan Sastra.


        Penutup kegiatan dilanjutkan oleh Bu Atika. Walaupun yang termuda dari kami-kami tapi begitu lancar menjelaskan Fitur Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dan Edugame.



        Kegiatan berlanjut dengan cerak-cerek foto bersama. Meninggalkan jejak digital, bahwa pada suatu masa kami pernah menjalin komunikasi lewat jaringan maya, demi menyukseskan peran sebagai penyebar informasi yang sangat berguna di masa pandemi


            Inilah absensi peserta sebanyak 50-an dan yang hadir berpartisipasi menyaksikan webinar kami melalui zoom lebih kurang berjumlah 35 orang. Terima kasih semua. Pengalaman pertama yang mengajarkan banyak ilmu seputar komunikasi publik dan kerjasama dalam berkolaborasi. 


Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar.
Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar portalnya, Maju Indonesia.
https://belajar.kemdikbud.go.id 

#Pembatik2020
#PusdatinKemdikbud
#DutaRumahBelajar
#RumahBelajar
#MerdekaBelajar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sekapur Sirih

 Assalamuaikum wr.wb Saya uni seorang pengajar di SD Negeri 41 Kota Banda Aceh. Senang sekali rasanya menjadi bagian dari peserta PemBaTik l...